ISLAM NUSANTARA AND ISLAMIC EDUCATION: DIALOGUE BETWEEN TWO TRADITIONS

  • ENDANG SOETARI AD Post Graduate Program, Darussalam Institute for Islamic Studies
  • SUMADI SUMADI Post Graduate Program, Darussalam Institute for Islamic Studies

Abstract

This article is motivated by the fact that various Islamic heritages are still well preserved through the expertise of the preachers in disseminating and introducing Islamic values into the nation of the archipelago with a very plural society consisting of dozens of ethnicities, with various cultures, traditions and beliefs as the largest Muslim country in world. Cultural history is a reflection of the life of mankind in the past in which there are various events of human life and the dynamics of its development from time to time concerning various aspects of life and culture. The review in this article uses interpretive methods through documentation studies. The results show that, the educational values contained in the Islamic Nusantara tradition are the value of religious education; value of moral education; value of social education; and the value of cultural education

References

Alfuzani, (2014). Tradisi Balimau Kasai Potang Mamogang.
As’ad, M dkk (2009). Ayo Mengenal Sejarah Kebudayaan Islam Jakarta: Erlangga
Asriwandari, S.D.H. (2014). Tradisi Ayun Budak pada Masyarakat Bangun Purba
Azimah, U. (2012). Nilai-nilai Pendidikan Akhlak dalam Kitab Barzanji. http://digilib.stainponorogo.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=read&id=stainp ress-11111-umiazimah-
Azra, A. (2000), Renaisans Islam Asia Tenggara: Sejarah Wacana dan Kekuasaan. Bandung: Rosdakarya
Darajat Z. (2015). Warisan Islam Nusantara. Al-Turāṡ Vol. XXI, No. 1, Januari 2015.
Darajat, Z (2005). Pendidikan Anak Dalam Keluarga: Tinjauan Psikologi Agama. Bandung: Remaja Rosda Karya
Deni. (2016). Tradisi Petang Megang. http://m.wisatamelayu.com/id/ tour/688-Ritual-Petang-Megang/navgeo
Elmubarok, Z. (2013). Membumikan Pendidikan Nilai: Mengumpulkan yang Terseret, Menyambung yang Terputus dan Menyatukan yang Tercerai. Bandung: CV Alvabeta.
Fatimah, I, Fatty dkk (ed) (2012). Fislafat Islam: Kajian Ontologism, Epistemologis, Akseologis, Historis dan Perspektif. Yogyakarta: LSEFI.
Ginanjar. (2013). Pelaksanaan Upacara Perkawinan Adat Sunda dalam Perspektif Hukum Islam.
Griyawardani, Z. (2011). Nilai-nilai Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Hamzah, (2015). Batagak Tonggak Tuo, Upacara dalam Pembangunan Rumah Gadang.
Handayani, S.L. (2013). Aspek Pendidikan Nilai Religius dalam Prosesi Lamaran Pada Perkawinan Sunda.
Hartini, D. (2007). Masuknya Pengaruh Islam di Indonesia.
Heri, F. (2012). Memaknai Selikuran (21 Ramadhan) Memadukan Agama dan Budaya.
Herianan, I.G. (2011). Bagaimana Islam Memandang Saweran.
Hidayat, P. (2015). Menjadi Juru Kunci Islam Nusantara: Peran Perpustakaan dalam Melestarikan Naskah Islam Nusantara. A l -Turāṡ Vol. XX I, No. 2, Juli 2015.
Husni, H. (2018). THE CHALLENGES OF RELIGIOUS EDUCATION IN INDONESIA AND THE FUTURE PERSPECTIVES. Religious Studies: An International Journal, 4(2). Retrieved from https://fssh-journal.org/index.php/jrs/article/view/12
Ilmawanis, S.U. (2014). Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Upacara Syukuran Empat Bulanan. http://elc.stain-pekalongan.ac.id/ 849/.
Ismail, B. (2016). Pendidikan Nilai Budaya Tradisi Yang Islami.
Juriah, S. (2012). Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Tradisi Kupatan.
Kurniawan, T.Y. (2013). Daeng Manda Angkat Tari Langka Pakarena Bura’ne.
Luthfi, K.M. (2016). Islam Nusantara: Relasi Islam dan Budaya Lokal. Shahih. Vol. 1, Nomor 1, Januari-Juni 2016. ISSN: 2527-8118 (p); 2527-8126 (e). Surakarta: LP2M IAIN.
Maulana, M. (2013). Upacara Daur Hidup dalam Pernikahan Adat Sunda. Refleksi, Volume 13, Nomor 5, Oktober 2013.
Maulida, L (2015). Melestarikan Budaya Indonesia di Era Globalisasi.
Mulyana, R. (2011). Mengartikulasikan Pendidikan Nilai. Bandung: CV Alvabeta.
Munadi, A. (2013). Refleksi Atas Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw.
Mun’im, ADZ, (2010). Pergumulan Pesantren dengan Kebudayaan, dalam Badrus Sholeh (ed.), Budaya Damai Komunitas Pesantren, Jakarta: LP3ES.
Mustofa, S. (2015). Meneguhkan Islam Nusantara Untuk Islam Berkemajuan: Melacak Akar Epistemologis dan Historis Islam (di) Nusantara. Epistemé, Vol. 10, No. 2, Desember 2015.
Nashir, H. (2013). Pendidikan Karakter Berbasis Agama dan Budaya. Yogyakarta: Muti Presindo.
Nasruddin, (2014). Nilai-Nilai Islami Dalam Upacara Tradisi Mappacci.
Rahmadani, D dan Hamidin. NJ. (2013). Struktur dan Nilai Budaya Minangkabau dalam Naskah Pasambahan Batagak Pangulu.
Rohimin, Muntholib, SM. Hasbulloh, Al -Rasyidin, Sobari, C. (2009). Harmonisasi Agama dan Budaya di Indonesia. Jakarta: Balai Penelitian dan Pengembangan Agama.
Sagita, Y. (2015). Filosofi Megengan: Tradisi Menyambut Ramadhan.
Saputra, A. (2012.). Nilai-nilai Pendidikan Islam dalam Hadrah
Santoso, (2010). Nilai-nilai Pendidikan Islam dalam Gerebeg Maulud Keraton Surakarta.
Simatupang, N.M. (2014). Simbol dan Makna Tari Zapin Penyengat di Sanggar Budaya Warisan Pulau Penyengat Kepulauan Riau.
Sulistiningsih, (2016). Sungkeman Sebagai Identitas Peradaban Islam.
Syafrizal, A. (2015). Sejarah Islam Nusantara. Islamuna Volume 2 Nomor 2 Desember 2015.
Tim Pengembang Ilmu Pendidikan FIP-UPI. (2009). Ilmu dan Aplikasi Pendidikan. Bandung: PT. Imperial Bakti Utama.
Wahyudi, (2013). Islam dan Nilai-nilai Budaya Lokal.
Yanti, N.F. (2013). Mengungkap Makna dari Tradisi Makan Bajamba.
Published
2019-08-21
How to Cite
AD, E., & SUMADI, S. (2019). ISLAM NUSANTARA AND ISLAMIC EDUCATION: DIALOGUE BETWEEN TWO TRADITIONS. Religious Studies: An International Journal, 7(1). Retrieved from http://fssh-journal.org/index.php/jrs/article/view/70